Showing posts with label new media. Show all posts
Showing posts with label new media. Show all posts

Tuesday, January 3, 2012

Konsep Desain New Media

KONSEP DESAIN NEW MEDIA

new media merupakan istilah yang luas yang muncul di bagian akhir abad ke-20 untuk mencakup penggabungan dari media tradisional seperti film, gambar, musik, diucapkan dan ditulis kata, dengan kekuatan interaktif teknologi komputer dan komunikasi, komputer konsumen diaktifkan perangkat dan yang paling penting Internet. new media mengulurkan kemungkinan akses on-demand untuk konten kapan saja, di mana saja, pada setiap perangkat digital, serta umpan balik pengguna interaktif, partisipasi kreatif dan pembentukan masyarakat sekitar isi media. Contoh nya Konsep new media dalam bidang Desain Grafis.

Pengertian Desain Grafis

Desain Grafis berasal dari 2 buah kata yaitu Desain dan Grafis, kata Desain berarti proses atau perbuatan dengan mengatur segala sesuatu sebelum bertindak atau merancang. Sedangkan Grafis adalah titik atau garis yang berhubungan dengan cetak mencetak. Jadi dengan demikian Desain Grafis adalah kombinasi kompleks antara kata-kata, gambar, angka, grafik, foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang bisa menggabungkan elemen-elemen ini, sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus atau sangat berguna dalam bidang gambar.

Kemudian merujuk dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam desain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Seperti jenis desain lainnya, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain). Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.

Sejarah dan Perkembangan Desain Grafis

Sejarah awal : Pelacakan perjalanan sejarah desain grafis dapat ditelusuri dari jejak peninggalan manusia dalam bentuk lambang-lambang grafis (sign & simbol) yang berwujud gambar (pictograf) atau tulisan (ideograf). Gambar mendahului tulisan karena gambar dianggap lebih bersifat langsung dan ekspresif, dengan dasar acuan alam (flora, fauna,landscape dan lain-lain). Tulisan/ aksara merupakan hasil konversi gambar, bentuk dan tata aturan komunikasinya lebih kompleks dibandingkan gambar. Belum ada yang tahu pasti sejak kapan manusia memulai menggunakan gambar sebagai media komunikasi. Manusia primitif sudah menggunakan coretan gambar di dinding gua untuk kegiatan berburu binatang. Contohnya seperti yang ditemukan di dinding gua Lascaux, Perancis.

Era Cetak : Desain grafis berkembang pesat seiring dengan perkembangan sejarah peradaban manusia saat ditemukan tulisan dan mesin cetak. Pada tahun 1447, Johannes Gutenberg (1398-1468) menemukan teknologi mesin cetak yang bisa digerakkan dengan model tekanan menyerupai disain yang digunakan di Rhineland, Jerman, untuk menghasilkan anggur. Ini adalah suatu pengembangan revolusioner yang memungkinkan produksi buku secara massal dengan biaya rendah, yang menjadi bagian dari ledakan informasi pada masa kebangkitan kembali Eropa.

Tahun 1450 Guterberg bekerjasama dengan pedagang dan pemodal Johannes Fust, dibantu oleh Peter Schoffer ia mencetak “Latin Bible” atau disebut “Guterberg Bible”, “Mararin Bible” atau “42 line Bible” yang diselesaikanya pada tahun 1456. Temuan Gutenberg tersebut telah mendukung perkembangan seni ilustrasi di Jerman terutama untuk hiasan buku. Pada masa itu juga berkembang corak huruf (tipografi). Ilustrasi pada masa itu cenderung realis dan tidak banyak icon. Seniman besarnya antara lain Lucas Cranach dengan karyanya “Where of Babilon”.

Pada perkembangan berikutnya, Aloys Senefelder (1771-1834) menemukan teknik cetak Lithografi. Berbeda dengan mesin cetak Guterberg yang memanfaatkan teknik cetak tinggi, teknik cetak lithografi menggunakan teknik cetak datar yang memanfaatkan prinsip saling tolak antara air dengan minyak. Nama lithografi tersebut dari master cetak yang menggunakan media batu litho. Teknik ini memungkinkan untuk melakukan penggambaran secara lebih leluasa dalam bentuk blok-blok serta ukuran besar, juga memungkinkan dilakukannya pemisahan warna. Sehingga masa ini mendukung pesatnya perkembangan seni poster. Masa keemasan ini disebu-sebut sebagai “The Golden Age of The Poster”.

Tokoh-tokoh seni poster tehnik lithogafi (1836-1893) antara lain Jules Cheret dengan karya besarnya “Eldorado: Penari Riang” (1898), “La Loie Fuller: Penari Fuller” (1897), “Quinquina Dubonnet” (1896), “Enu des Sirenes” (1899). Tokoh-tokoh lainya antara lain Henri de Toulouse Lautrec dan Eugene Grasset.

Desain grafis mengalami perkembangan pesat setelah ditemukannya tulisan dan mesin cetak. Kejayaan kerajaan Romawi di abad pertama telah membawa peradaban baru dalam sejarah peradaban Barat dengan diadaptasikannya kesusasteraan, kesenian, agama, serta alfabet latin yang dibawa dari Yunani.

Pada saat ini adanya mesin cetak dan komputer juga merupakan dua hal yang secara signifikan mempercepat perkembangan penggunaan seni desain grafis hingga akhirnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, dan lain-lain. Koran, majalah, tabloid, website yang sehari-hari kita lihat adalah produk desain grafis. Bahkan animasi Spongebob Squarepants walaupun lebih dikenal dengan sebutan kartun yang sering kita tonton di televisi merupakan bagian dari produk desain grafis juga.

sumber referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis
http://www.ahlidesain.com/pengertian-desain-grafis.html
http://sjrdesgrafison.blogspot.com/

Tuesday, October 11, 2011

Softskill: New Media

Pada postingan saya kali ini, saya akan menjelaskan apa itu new media, lalu definisi, pandangan, manfaat, komponen, serta aplikasi new media di dalam kehidupan kita. Di jaman sekarang ini, banyak kita jumpai hal baru dalam bidang teknologi sampai kesehatan.

Definisi
Apa itu new media? New media adalah dua kata yang dirangkap menjadi satu terdiri dari kata new dan media. New yang berarti baru dan media yang berarti perantara. Di era globalisasi ini kita banyak menjumpai perkembangan-perkembangan media, mulai dari peralatan kedokteran, peralatan ramah lingkungan, sampai pada teknologi komputerisasi yang semakin pesat dengan hadirnya ponsel yang bertipe smartphone serta bersistem operasi android. Sungguh kemajuan yang begitu pesat ditinjau dari media yang dibutuhkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Serba cepat, mudah, dan hemat.

Pandangan
New media merupakan terminologi untuk menjelaskan konvergensi antara teknologi komunikasi digital yang terkomputerisasi serta terhubung kedalam jaringan. Contoh dari media yang sangat merepresentasikan media baru adalah Internet. Dimana media ini yang paling di dominasi oleh seluruh manusia dipenjuru dunia. Tanpa adanya teknologi internet kita mungkin sulit untuk berinteraksi dengan orang lain diluar wilayah jangkauan kita. Sehingga teknologi ini sperti ini membentuk perubahan baru dengan hadirnya dunia baru yang kita kenal dengan dunia maya dimana jarak tak menjadi hambatan dalam berinteraksi. Pada jaman dahulu kita hanya mengetahui pager sebagai alat komunikasi tercanggih pada era nya. Namun seiring berjalannya waktu dan ilmu pengetahuan yang terus berkembang, akhirnya manusia menciptakan media baru yaitu handphone, dimana dalam handphone ini kita tidak hanya bisa membaca pesan teks saja melainkan kita dapat berkomunikasi langsung dengan orang yang kita hubungi. Dan ini membuktikan bahwa semakin tinggi tingkat perkembangan teknologi, semakin cepat dan banyak pula informasi yang kita bisa dapat dengan mudah.

Manfaat
Ditinjau dari segi positif untuk new media adalah kita dapat melihat dunia dengan sekali klik, dalam artian jarak sejauh apapun dapat dijangkau hanya dengan mengakses sebuah search engine dalam internet. Hadirnya teknologi internet merupakan trobosan yang sangat luar biasa dalam bidang teknologi. Kemudian new media juga mempermudah untuk mempelajari hal-hal baru yang sedang marak diperbincangkan secara global. Dalam hal negatif, new media ini dapat disalahgunakan oleh sebagian pihak tidak bertanggungjawab, misalnya untuk menyebarkan hal-hal berbau porno, berorasi tentang SARA yang mengakibatkan terjadinya kesalahpahaman serta timbulnya kericuhan.

Komponen
Banyak kita jumpai saat ini peralatan atau komponen yang tergolong dalam kategori new media diantaranya:
  • Smartphone
  • Notebook
  • Ipod
  • Ipad
  • Modem Wireless
  • Wi-fi
  • WiMax
  • dsb.
Hal diatas merupakan beberapa contoh komponen new media yang saat ini didominasi oleh pasar global.

Aplikasi
Dalam penggunaan new media, pasti kita juga memerlukan software pendukung seperti:
  • Facebook
  • Twitter
  • Flickr
  • Google+
  • Google Android
  • RIM BB
  • Macromedia Flash
  • Adobe Photoshop
  • Website
  • dsb.

Referensi:
-- Wikipedia
-- Google
-- Blogger